Laman

Minggu, 18 Juli 2010

Tulus Hati



“Lihat , Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala
 ,sebab itu hendalah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati."
Matius 10:16

Ketulusan hati merupakan salah satu sifat baik yang disukai banyak orang dan salah satu sifat yang dibutuhkan dalam menjaga suatu hubungan.  Karena dengan ketulusan,seseorang merasa aman dan dihargai dengan keyakinan tidak di bohongi atau dibodohi.  Orang yang tulus hati tidak suka mengada-ada, berpura-pura, mencari alasan atau  memutar balik fakta ; tetapi dengan kasih mengatakan yang sebenarnya tanpa bertendensi apapun.
Ketulusan hati berdasarkan Firman Tuhan yang mengatakan,”Jika ya, hendaknya kamu katakan ya ; jika tidak hendaknya kamu katakan tidak.  Lebih dari itu berasal dari si jahat”[Matius 5:37].  Dengan kata lain sebenarnya jika kita tidak tulus hati, kita merupakan mitra dari si jahat yang merupakan bapa segala pendusta [Yohanes 8:44].
Tidaklah mudah untuk memiliki hati yang tulus ; membutuhkan kejujuran pribadi. Juga tidaklah mudah menemukan hati yang tulus.  Tuhan Yesus berkata bahwa hidup kita sebagai anak tebusan seperti domba di tengah-tengah serigala.  Artinya dunia yang telah jatuh dalam dosa hanya dipenuhi dengan topeng ketulusan tetapi sebenarnya “ganas” seperti serigala.  Tidaklah mudah menemukan ketulusan hati seperti  merpati di tengah-tengah serigala.  Karena nyaris sama antara domba dan serigala yang berbulu domba.  Tapi hati keduanya jauh berbeda.
Tuhanlah yang menjadi perisai yang menyelamatkan bagi orang yang tulus hati [Mazmur 7:11].  Ketulusan hati  salah satu karakter yang berkualitas.  Namun sangatlah penting ketulusan hati seperti merpati disertai kecerdikan seperti ular supaya ketulusan hati tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri dan supaya tidak dimanfaatkan oleh orang yang berhati serigala.
Seperti Yesus yang tulus mengasihi kita, marilah kita juga belajar  memiliki hati yang tulus dalam mengasihi  dan menerima sesama kita.  Dan memohon hikmatNya [Yak 1:5] untuk menjadi cerdik supaya tidak di perdaya atau di mangsa serigala di sekitar kita. Akhirnya hanya orang yang tulus hati yang akan melihat Allah [Mazmur 11:7 ; matius 5:8].  YR

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar